Breaking News

Jika terjadi kebangkrutan bank, apa yg akan dilakukan oleh bank indonesia

Jika terjadi kebangkrutan bank, apa yg akan dilakukan oleh bank indonesia

Mapel Ekonomi, Jenjang Sekolah Menengah Atas

Jawaban:

maka harus membuat bank yang baru

Pertanyaan Baru di Ekonomi


Jika terjadi kebangkrutan bank, apa yg akan dilakukan oleh bank indonesia

Ekonomi, Sekolah Menengah Atas

Jawaban:

maka harus membuat bank yang baru


Apa manfaat dari laporan keuangan syariah yang disajikan?​

Ekonomi, Sekolah Menengah Atas

Jawaban:

manfaat nyah adalah suatu keterangan keuangan pengeluaran dan pemasukan kuangan tersebut supaya ..ter data dengan rapih  dan lebih baik.

Penjelasan:

setiap laporan penjelasanya  supaya lebih jelas..

Jawaban:

Manfaat dari laporan keuangan syariah yang disajikan:

1) Sebagai dasar pengambilan keputusan investasi dan pembiayaan.

2) Sebagai sarana untuk menilai prospek arus kas.

3) Memberikan informasi tentang sumber daya ekonomi.

Answer by: @simplyyesia01


Tolong bantu jawab, please​

Ekonomi, Sekolah Menengah Atas

Jawaban:

D. p+Q dan pQ

Penjelasan:

semoga bermanfaat ya

dan jadikan jawaban tercerdas menurut kalian ya

( ◜‿◝ )♡


Jelaskan apa itu prinsip ilmu ekonomi?

Ekonomi, Sekolah Menengah Atas

Jawaban:

Prinsip ekonomi adalah panduan dalam kegiatan ekonomi untuk mencapai perbandingan rasional antara pengorbanan yang dikeluarkan dan hasil yang diperoleh.

Answer by: @simplyyesia01

#Belajar bersama brainly


Jelaskan jenis-jenis kebijakan moneter!

Ekonomi, Sekolah Menengah Atas

Baca Juga  1 Seorang pengusaha tas ransel terbilang sukses karena produk tas ranselnya banyak diminati kaum

Jenis-jenis Kebijakan Moneter

Jenis-jenis Kebijakan MoneterDua jenis kebijakan moneter yang dapat diambil sebagai langkah untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar. Kebijakan tersebut adalah kebijakan moneter ekspansif dan kebijakan moneter kontraktif, berikut penjelasannya:

1. Kebijakan Moneter Ekspansif

Kebijakan Moneter Ekspansif sering disebut kebijakan uang Longgar (easy money policy) ialah kebijakan yang mengatur jumlah uang yang dipasok dalam perekonomian. Caranya dengan menurunkan suku bunga, membeli sekuritas pemerintah oleh bank sentral, dan menurunkan persyaratan cadangan untuk bank. Kebijakan ekspansif juga akan menurunkan tingkat pengangguran dan merangsang aktivitas bisnis atau kegiatan belanja konsumen.

Secara keseluruhan di seluruh negara, tujuan kebijakan moneter ekspansif adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan risiko inflasi akan semakin tinggi. Kebijakan moneter ekspansif (monetary expansive policy) utamanya melakukan penambahan uang yang beredar dalam masyarakat agar roda perekonomian semakin berjalan cepat. Kebijakan ini mampu meningkatkan daya beli (permintaan) masyarakat dan mengurangi jumlah pengangguran pada saat perekonomian mengalami resesi atau depresi. Kebijakan moneter ekspansif juga mempengaruhi tingkat pengangguran di suatu negara.

Contohnya, kebijakan ekspansif biasa diterapkan untuk mengurangi angka pengangguran karena ketersediaan uang dalam jumlah banyak akan merangsang kegiatan bisnis sehingga pasar tenaga kerja semakin besar. Dengan otoritas fiskal, bank sentral mengontrol nilai tukar mata uang dalam negeri (Rupiah) terhadap mata uang asing. Contoh konkretnya, yaitu bank Indonesia menambah jumlah uang beredar dengan mengeluarkan lebih banyak uang cetak. Mata uang Rupiah menjadi lebih murah daripada mata uang negara lain.

Pelajari kebijakan moneter lainnya yang ada di Indonesia melalui studi kasus yang dibahas pada buku Ekonomi Moneter oleh Prof. Dr. Haryo Kuncoro, S.E., M.SI.

Baca Juga  GDP indonesia pada tahun 2019 dan 2020. hitunglah pertumbuhan GDPnya pada tahun 2019 dan 2020

2. Kebijakan Moneter Kontraktif

Kebijakan Moneter Kontraktif adalah suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang yang beredar. Kebijakan ini dilakukan pada saat perekonomian mengalami inflasi. Disebut juga dengan kebijakan uang ketat (tight money policy). Kebijakan moneter kontraktif (monetary contractive policy) yang disebut kebijakan uang ketat (tight money policy) ialah kebijakan mengurangi jumlah uang yang beredar.

Tujuan utama dari kebijakan ini adalah menurunkan tingkat inflasi. Tujuan kebijakan moneter kontraktif adalah mengurangi jumlah uang beredar dalam perekonomian. Tujuan tersebut dapat dicapai dengan meningkatkan suku bunga, menjual obligasi pemerintah, dan menaikkan persyaratan cadangan untuk bank.

Contoh Kebijakan Moneter di Indonesia Beberapa contoh monetary policy yang telah diterapkan di Indonesia, adalah sebagai berikut: Bank Indonesia (BI ) melakukan lelang sertifikatnya, atau bisa juga melalui pembelian surat berharga di pasar modal. UBI dapat menurunkan suku bunga jika kondisi ekonomi sesuai dengan ekspektasi. Sebaliknya, BI bisa menaikkan suku bunga bila ingin membatasi aktivitas ekonomi sehingga aliran uang berkurang.

Ketika perekonomian mengalami resesi maka peredaran uang akan meningkat sehingga aktivitas perekonomian meningkat. Contohnya adalah membeli sekuritas (surat-surat berharga) Saat terjadi inflasi, BI akan mengurangi aliran uang ke masyarakat dengan menjual surat berharga untuk mengurangi aktivitas ekonomi yang berlebihan.

Prof. Dr. Ali Wardhana selaku Gubernur Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional mengungkapkan betapa beratnya usaha untuk beliau meloloskan diri dari tekanan rumusan kebijakan negara maju dalam krisis ekonomi global yang dibahas pada buku Prof. Dr. Ali Wardhana: Pembaharu Kebijakan Moneter dan Fiskal di Indonesia.