Jelaskan perbedaan antara pendekatan mekanis dan pendekatan organis dalam pendidikan

Jelaskan perbedaan antara pendekatan mekanis dan pendekatan organis dalam pendidikan​

Mapel PPKn, Jenjang Sekolah Menengah Atas

Jawaban:

Pendekatan mekanis dalam pendidkan adalah segala usaha untuk melibatkan mesin dalam pendidikan yang menggantikan peran manusia. Mekanis adalah mengganti peranan tenaga kerja manusia dengan tenaga mesin untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan pertimbangan ekonomis, kemanusiaan, efektifitas, dan kemampuan yang lebih besar dan lebih baik.

Pendekatan mekanis lebih menitikberatkan pada spesialisasi, efektifitas, standardisasi, dan memperlakukan karyawan atau peserta didik sama dengan mesin.

Pembagian pekerjaan semakin mendetail , seorang pekerja hanya mengerjakan satu pekerjaan saja. Keuntungannya pekerja semakin trampil dan efektifitas semakin besar. Kelemahannya, pekerjaan membosankan para pekerja, mematikan kreatifitas, dan kebanggaan dalam bekerja semakin berkurang. Terjadi pemindahan pekerjaan dari manusia kepada mesin.

Pendekatan mekanis ini akan mengakibatkan timbulnya masalah-masalah :

a) Pengaangguran Teknologis

b) Keamanan Ekonomis

c) Organisasi Buruh

d) Kebanggaan dalam Pekerjaan

Sedangkan pendekatan menganggap bahwa perusahaan adalah suatu sistem yang kompleks yang beroperasi dalam suatu lingkungan yang kompleks yang disebut sistem yang diluar.

Pendidik mengakui dan menyadari bahwa tujuan perusahaan dapat tercapai jika terbina kerjasama yang harmonis antara sesama pendidik, peserta didik dan atasan pendidik. Adanya saling ketergantungan, interaksi dan keterkaitan diantara sesama pendidik. Setiap pendidik betapapun rendah kedudukannya dan kecil jasanya tetap mendapat penghargaan yang baik.

Sistem adalah suatu proses yang terdiri dari berbagai unsur atau komponen yang satu sama lain berkaitan secara struktural dan fungsional, salimg menunjang dan mengisi, sesuai dengan peran dan kedudukan masing-masing namun keseluruhannya secara mutlak didukung oleh setiap komponen, betapapun kecil nilainya.

Sistem mengandung masukan (input), proses, keluaran (output), dan merupakan sebuah kesatuan yang bekerja sendiri. Pendekatan sistem sosial ini lebih menekankan pada hubungan harmonis, interaksi yang baik, saling menghargai dan membutuhkan, dan saling mengisi sehingga terdapat suatu total sistem yang baik.

Komunikasi yang diterapkan adalah komunikasi dua arah (two way trafic) dan umpan balik (feed back) yang positif.

Selain pendekatan mekanis dan organis, ada pula pendekatan Paternalis.Pada pendekatan paternalis (paternalistic approach), pendidik untuk pengarahan peserta didiknya bertindak seperti Bapak terhadap anak-anaknya. Para peserta didik diperlakukan dengan baik diberikan fasilitas-fasilitas yang baik, bawahan dianggapnya sebagai anak- anaknya. Dapat mengakibatkan peserta didik menjadi manja, malas sehingga nilai hasil pendidikannya menurun.

Penjelasan:

SEMOGA MEMBANTU:)

JADIKAN JWBN TERBAIK:)

Pertanyaan Baru di PPKn


Berikut ini hal yang tidak diperlukan untuk bisa mengembangkan usaha adalah …. A.Melakukan inovasi rasa yang berbeda
B.Mempercantik kemasan agar menarik
C.Membuka cabang di kota lain
D.Melakukan promosi besar-besaran

Help;)​

PPKn, Sekolah Dasar

Jawaban:

D.Melakukan promosi besar-besaran

**

maaf jika salah, smoga membantu


Bantu banhh/kack :))​

PPKn, Sekolah Dasar

Jawaban:

Apakah aturan tersebut sesuai dengan pengamalan sila Pancasila?

: iya

Sikap tersebut sesuai dengan sila ke..

: 3

Bunyi sila ke…adalah..

: 3. Persatuan Indonesia

Penjelasan:

Semoga membantuu


Buatlah analisis SWOT ( Kekuatan,Kelemahan,Peluang, hambatan) tentang kesiapan bangsa Indonesia dalam menghadapi pengaruh globalisasi!

PPKn, Sekolah Menengah Atas

Jawaban:

Analisa SWOT meliputi :

S = Strenght artinya kekuatan, maksudnya kemampuan yang dimiliki dan dikendalikan sepenuhnya oleh bangsa indoensia dalam menghadapi pengaruh globaliasi yang sifatnya negatif terhadap bangsa Indonesia.

Dalam hal ini bangsa Indoensia memiliki pancasila sebagai filter atas masuknya pengaruh globalisasi terhadap bangsa Indoensia

Misalkan : Dalam meratifikasi kesepakatan Internasional, Indonesia menyesuaikan kesepakatan tersebut dengan nilai-nilai pancasila, tidak meniru mutlak negara lain.

seperti Indonesia tetap melarang pernikahan sesama jenis (LGBT), karena hal itu bertentangan dengan sila pertama Pancasila, walaupun dalam kesepakatan Internasional hak mereka diakui, disini bangsa Indoensia menunjukkan memiliki kemampuan menolak pengaruh global dalam hal yang bersifat negatif

W = Weakness artinya kelemahan atau kekurangan, segala yang tidak dimiliki atau dikendalikan oleh bangsa Indonesia, dan hal itu dapat mengancam ketahanan nasional

Misalkan : Bangsa Indonesia, memiliki kelemahan dalam hal penguasaan teknologi, hal ini bisa menjadi ancaman, karena perang saat ini menggunakan teknologi modern, yang mana bangsa Indoensia masih jauh tertinggal dengan bangsa lainnya.

Namun hal ini salah satunya diantisipasi dengan mengirimkan putra-putri bangsa Indonesia untuk menimba ilmu diluar negeri

O = Opportunity artinya peluang, kesempatan yang dimiliki oleh suatu bangsa dalam mengembangkan jati dirinya sebagai suatu bangsa yang merdeka.

Kemerdekaan itu merupakan salah satu modal bangsa untuk bisa mengembangkan kemampuannya disegala bidang, dan sebagai bangsa yang merdeka, maka bangsa Indoensia memanfaatkan kemerdekaan yang dimilikinya untuk mengembangkan kemampuannya tanpa harus bergantung dengan keputusan bangsa asing.

T = Threats artinya ancaman, segala sesuatu yang bisa mengganggu integritas suatu bangsa.

Setiap bangsa memiliki masalah terhadap keutuhan integritasnya, tidak terkecuali Indonesia, dalam perjalanan sejarah Indonesia menghadapi pemberontakan sesama anak bangsa, namun masalah itu dapat dilalui oleh bangsa Indonesia, dengan menjunjung semangat persatuan dan dialog.

Misalkan : penyelesaian konflik di Aceh melalui perundingan (jalan damai)

Penjelasan:

SWOT ialah salah satu kerangka kerja untuk mengidentifikasi dan menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman organisasi.

Konsep ini awalnya digunakan untuk persaingan usaha oleh suatu perusahaan, dengan mengetahui dimana kekuatan, kelemahan, serta juga peluang dan ancaman, maka dapat dibuat suatu strategi untuk menyelesaikan masalah yang akan timbul kedepannya.

Saat ini konsep SWOT tidak hanya dipakai oleh badan usaha dalam berkompetisi, tapi juga oleh suatu negara atau bangsa dalam melihat jati dirinya.

Pelajari lebih lanjut :

  • Materi tentang ancaman non militer di link
  • Materi tentang ancanam non militer di link
  • Materi tentang identitas bangsa  di link

Detail Jawaban :

Kelas : 12

Mata Pelajaran : PPKN

Bab : 6 – Strategi Indonesia dalam Menyelesaikan Ancaman terhadap Negara

Kode : 12.9.6

#AyoBelajar   #SPJ2


4. Berikut ini yang termasuk sikap yang mencerminkan nilai-nilai sila kedua Pancasila adalah A. bermusyawarah memilih ketua kelas B. percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
C. gotong royong membersihkan kelas D. menolong teman yang terjatuh dari sepeda​

PPKn, Sekolah Dasar

« Penyelesaian Soal »

Berikut ini yang termasuk sikap yang mencerminkan nilai-nilai sila kedua Pancasila adalah menolong teman yang terjatuh dari sepeda { Opsi D. }

Penjelasan

Pengertian

Sila Ke dua adalah Salah satu Sila Pancasila yang Berbunyi : “Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab” Memiliki Simbol Rantai, Dan Memiliki Makna. Sila Ke dua Pancasila Lebih Menonjol Ke rasa Kemanusiaan.

Makna

Simbol pada Sila ke dua Pancasila, Yaitu Simbol Rantai. Rantai Memiliki Susunan Yang Terdiri dari Bentuk Persegi dan Lonjong, dan Bentuk Itu disusun secara berpasangan. Itu bermakna Bahwa Manusia Harus Bersatu. Persegi pada Rantai Melambangkan Laki-laki, Sedangkan Lonjong Melambangkan Perempuan. Hal Itu Juga Melambangkan Bahwa Setiap Manusia Memiliki Harkat Dan Martabat Yang Sama.

Contoh Penerapan

Contoh Penerapan Sila Ke dua :

  • Menolong Teman yang Terjatuh dari Sepeda.
  • Mau Menyumbang Untuk Korban Bencana alam.
  • Toleransi Terhadap Sesama.
  • Tidak Memandang Rendah Orang Lain
  • Tidak Membeda-bedakan Teman.
  • Mau Berteman dengan siapa Saja.

Kesimpulan ☜

  • Maka, Dapat Kita Simpulkan, bahwa yang termasuk sikap yang mencerminkan nilai-nilai sila kedua Pancasila adalah menolong teman yang terjatuh dari sepeda { Opsi D. }

Detail jawaban ☚

  • Kelas : 6/SD
  • Mapel : PPKn
  • Materi : Penerapan Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
  • Kode soal : 9
  • Kode kategorisasi : 6.9.1
  • Kata Kunci : Sila, Kedua, Pancasila, Kemanusiaan, Simbol, Rantai, Penerapan.

Semoga Bisa Bermanfaat-!


Bagaimana cara memanfaatkan air dengan bijak???

PPKn, Sekolah Dasar

Jawaban:

  1. Mengurangi Siraman.
  2. Mematikan Keran Air.
  3. Memantau penggunaan air.
  4. Menutup Penampung Air.
  5. Menggunakan air secukupnya

**

maaf jika salah, smoga membantu

Related Posts with Google CSE

Artikel Terkait